Kepala Baitul Mal Sosialisasi Ziswaf Dan Program Tahun 2019

Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah Mensosialisasikan Ziswaf Pada Kegiatan Isra Miraj Nabi Besar

Admin BMAT | Rabu, 10 Apr 2019  🕔 07:00:13 WIB 238 x 0  Berita
Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah Mensosialisasikan Ziswaf Pada Kegiatan Isra Miraj Nabi Besar

Gambar : Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah. Drs. H. Ridwan Qari

Takengon : Pada peringatan salah satu hari besar Islam yaitu Isra’ Mi’raj yang jatuh pada tanggal 27 Rajab 1440 H yang bertepatan pada hari rabu tanggal 03 April 2019 yang diselenggarakan oleh mahasiswa KPM STAIN Gajah Putih Takengon di Kampung Pondok Balek Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah yang dihadiri oleh Kepala Baitul Mal Kabupaten Drs.H. Ridwan Qari sekaligus sebagai penceramah, mengigatkan kembali bahwa shalat  ibadah dalam Islam ( At- an kabut  : 45 ) dan sebagai pembeda antara orang Islam dan orang kafir ( Al- Hadits ) untuk menandai orang itu muslim atau kafir lihat shalatnya.

Dalam penyampaiannya Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah menjelaskan bahwa sebelum menerima zakat dari muzakki ( orang berzakat ) dan memberinya kepada mustahiq ( orang menerima zakat ), maka harus diperhatikan kriterianya dan syaratnya menurut ketentuan syariat.

Syarat mutlak bagi pemberi dan penerima zakat adalah orang Islam yang taat beribadah kepada Allah SWT terutama sekali ibadah shalat ( At- Taubah : 53-59 ) adalah orang Islam yang mendapatkan rezeki atas karunia Allah SWT yang telah mencapai haul (Tahun/musim) nisan ( kadar nenerima wajib zakat ) mengeluarkan zakat sesuai dengan ketentuan Syari’at Islam kepada Badan Baitul Mal yang diangkat oleh Pemerintah dengan besaran berbeda-beda mulai dari 2,5 %, 5%, dan 20% zakat tersebut merupakan kewajiban untuk menunaikan hutang kepada Allah SWT.

Adapun kriteria bagi penerima zakat ( mustahiq ) yang terbagi ke 8 (delapan) Asnaf sesuai dengan Q.S  At- Taubah ayat 60 yang ditetapkan oleh Dewan Syari’ah Baitul Mal Aceh Seperti halnya  :

  • FAKIR adalah orang Islam yang tidak memiliki harta, tidak mampu berusaha sama sekali dan tidak ada siapapun  menolongnya, penolong ini terutama anak dan walinya.
  • MISKIN adalah orang Islam yang memiliki harta, rajin berusaha, tetapi tidak mencukupi kebutuhan pokok diri dan keluarganya, kebutuhan pokok dimaksud utamanya adalah makanan.
  • AMIL adalah orang yang ditunjuk Pemerintah untuk mengelola zakat yaitu Badan Baitul Mal baik tingkat Kampung maupun Kabupaten
  • GHARIM adalah orang miskin yang memerlukan biaya mendesak seperti terkena bencana dan sakit.
  • SABILILLAH adalah kegiatan penguatan aqidah Lembaga Pendidikan, yang ada didalamnya orang miskin yang dilayani , atau sarana ibadah yang disesuaikan dengan kebutuhan bersifat mendesak.
  • IBNU SABIL adalah kegiatan beasiswa untuk orang miskin yang sedang menuntut ilmu dijalan ALLAH.

Selanjutnya Kepala Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah, Drs. H. Ridwan Qari menjelaskan bahwa salah satu program pendayagunaan zakat pada Tahun ini adalah membangun masjid pitu gerbang Aceh Tengah, seperti masjid Pondok Balek ini, karena Pondok Balek merupakan pintu masuk Aceh Tengah dari Bener Meriah, jelas beliau. Sama halnya dengan daerah yang lainnya seperti masuk ke Aceh Tengah dari Nagan Raya di Celala, masuk ke Aceh Tengah melalui Gayo Lues di Kecamatan Linge serta masuk Aceh Tengah dari Bener Meriah di Kecamatan Kebayakan.

Kepala Baitul Mal juga menegaskan bahwa program Masjid pintu gerbang ini dapat terealisasi apabila Masjid itu tidak sepi dengan jama’ah atau tidak terkelola dengan baik, jadi bukan saja untuk kebutuhan musafir yang singgah dari luar Aceh Tengah  dapat beribadah dengan nyaman.program ini diprioritaskan untuk pembangunan Masjid sesuai kebutuhan  terutama tempat berwudhu’ yang bersih.

Dalam penyampaiannya, pembangunan Masjid tersebut harus memenuhi syarat sebagai berikut : berkumandang adzan 5 waktu pada setiap shalat rawatib, memiliki daftar jama’ah  tetap dari kalangan masyarakat setempat bukan musafir, memiliki jadwal imam/ muadzin bulanan, daftar kegiatan kemakmuran Masjid, serta memiliki surat/ sertifikat tanah, memiliki sertifikat  arah kiblat serta tidak ada aktifitas merokok didalamnya.

Dalam kata penutupnya Kepala Baitul Mal menyampaikan bahwa jangan ada orang miskin yang tidak taat beribadah, jangan ada lagi orang miskin yang putus sekolah dan jangan ada lagi orang miskin yang tidak memiliki sumber kehidupan yang tetap. Kalau masyarakat memiliki kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup, silahkan dating ke Kantor Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah di komplek Masjid Agung Ruhama’ Takengon pada setiap jam kerja dan harus dipastikan memenuhi kriteria dan syarat yang telah ditetapkan, yaitu  berahlak mulia, rajin berusaha ( tidak malas ) rajin shalat berjama’ah dan tidak merokok.

Sumber : Kepala Bagian Sosialisasi dan Pembinaan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah


Iklan Home

Info Terkait :


  1. Pengajian BKMT Kecamatan Jagong Jeget

    Admin BMAT | Rabu 10 Apr 2019 171 x 0

  2. Pemberdayaan Fakir Miskin Harus Dilakukan Bersama

    Admin BMAT | Rabu 09 Jun 2018 250 x 0


Komentar dari Facebook

Semua Komentar

Tulis Komentar